Tuesday, 28 April 2009

aku dan pria yang ku panggil papa

huu..baru mulai bikin judul aja udah ada embun (parah).
semalam,baca note selti di FB tentang seorang ayah(ayah selti).mmm...susah diungkapkan apa yang dirasa saat baca setiap uraian panjangnya itu tentang sosok ayah dimatanya.

huff...(kayanya ini tulisan yang banyak diselingi dengan desahan nafas karena sesak).
ga gampang, buat seorang aku mengungkapkan sosok seorang papa (ha..semakin parah embunnya). lidah ini kelu dan aku hanya bisa bisu saat mencoba menjelaskan seperti apa aku dan papa.bahkan tiba-tiba ga bisa nulis apapun. semua nya hanya sampai diotak.seakan hanya boleh menjadi miliku saja.

padahal banyak anak yang sangat luwes mengungkapkan sosok seorang ayah dimata mereka. dan saat mendengarkan ato membaca tulisan mereka, jujur...aku tampil sebagai anak perempuan yang rapuh.sangat malah (arggh..makin parah). mereka begitu hebat menggambarkan sosok seorang ayah.

nilna bisa cerita di blognya tentang bagaimana dia dan ayahnya.
selti bisa mengurai semua tentang impian ayahnya untuknya, tentang keakraban mereka. dan tulisan itu semakin lengkap dengan fotonya dan ayah.
difa bisa berbagi quotes yang pernah papanya kasih.
dan masih banyak anak-anak di FB yang dengan gamblang menceritakan bagaimana cerita mereka dan ayah.

walau aku tak memiliki kemampuan dalam mendeskripsikan sosok ayah, seperti yang mereka lakukan. tapi..aku bersyukur, bisa menjadi teman mereka. karena saat mendengarkan penuturan mereka tentang ayah..aku semakin ingin menjadi anak tehebat buat papa (aargg...nyaris jatuh), dengan caraku.

aku......sayang papa ( huuff..bisa juga satu kalimat ini di buat..) walau cuma disini bisa ngomongnya..(hehe..)

ada lagi yang bersedia bercerita tentang ayah mereka ?? (huf..mesti siap-siap sesak nafas lagi nih)